Rabu, 23 Juni 2010

SAMPAI DIMANAKAH RUU KEPERAWATAN SAAT INI ??

PAGI HARI ,Selasa Tanggal 25 Mei 2010 SUARA PPNI MENGGEMA DI ELSHINTA …DAN DAKTA RADIO ……LUAR BIASA…Kinerja yang penuh semangat untuk kemajuan profesi perawat …!!!

Regina Ratnasari dari Radio Elshinta mengawali gaung …Ucapan Halo…Halo…kepada Pemirsa dan Anggota PPNI di seluruh Indonesia ,di sela padatnya arus jalan raya di ibu Kota Jakarta.

Koordinator Tabloid Ners ibu Nofiah Ismail, Amd.Kep., S.Sos.,CVRN yang memprakarsai berlangsungnya dialog onair ini serius mengikuti dialog interaktif dari dalam mobilnya saat meluncur ke tempat kerja. Dalam dialog tersebut Profesor Achir Yani, Ketua Umum PPNI menyampaikan bahwa Pertemuan dengan bapak Wakil Presiden hari ini sebenarnya merupakan acara pembukaan Musyawarah Nasional PPNI ke 8 yang akan dibuka Wapres Prof DR Boedino bersama ibu Menteri Kesehatan RI sore jam 15.00 di Istana Wapres “, ungkap Prof Achiryani dengan penuh semangat di Udara pagi.

Jelas dan lugas terdengar beliau menyampaikan , “Dalam pertemuan itu PPNI akan menyerukan dan meminta RUU Keperawatan segera disahkan DPR, Ini salah satu pokok bahasan dalam pertemuan dengan Wapres nanti”.

Prof Achiryani mengaku bersyukur jika akhirnya RUU Keperawatan saat ini sudah masuk dalam agenda prioritas DPR (Balegnas) untuk diselesaikan tahun 2010 ini dan diharapkan RUU ini bisa segera disahkan tahun ini juga, kalau terlalu lama takut menjadi basi. “Untuk itu kami perlu dukungan banyak elemen masyarakat khususnya pemerintah. Dalam kesempatan Munas ini dirasa baik untuk meminta dukungan pemerintah yang selama ini sudah dilakukan harmonisasi. PPNI tetap mengedepankan kepentingan masyarakat untuk mendapat pelayanan dari perawat yang kompeten dan aman dan serta dapat terlindungi.

Dalam dialog pagi itu, tersambungkan juga dengan Ibu Lidya anggota Komisi IX MPR-DPR, dan dipertanyakan sudah sejauh mana Komisi IX menyikapi desakan RUU Keperawatan ini. Beliau menyampaikan bahwa dalam satu masa sidang hanya boleh membahas 2 RUU itu kata kunci dari komisi ini dalam awal dialognya dan beliau belum tahu persis apakah RUU Keperawatan sudah menjadi bagian yang sedang di bahas oleh setiap Komisi namun tetap akan jadi perhatian khusus, menurut beliau mungkin RUU Kep sudah di Baleg, kita tidak saja melindungi perawat tapi juga masyarakat itu gaung yang dikumandangkan komisi IX di kesempatan Dialog Interaktif pagi itu.

Prof Achiryani menyampaikan dalam kesempatan dialog tersebut bahwa perawat hanya meminta tidak lebih dari apa yang diperlukan oleh suatu profesi yaitu dukungan bagi profesi keperawatan dalam berkontribusi untuk pembangunan kesehatan melalui asuhan yang bermutu sehingga RUU Keperawatan menjadi penting unyuk segera disahkan.

Menutup Dialog pagi itu, Bu Lydia memberikan Penghargaan dari komisi IX terhadap perjuangan PPNI atas keseriusan mengkawal RUU keperawatan dan akan di maksimalkan dalam penyelesaian kinerja Komisi ini demi melindungi masyarakat Indonesia. NoviNers 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan koment artikel ini